Alan Shearer : Inggris Tidak Belajar Dari Pengalaman

Alan Shearer : Inggris Tidak Belajar Dari Pengalaman

Alan Shearer : Inggris Tidak Belajar Dari Pengalaman

Alan Shearer menyatakan Inggris tidak belajar dari pengalaman terkait skuat final Inggris pilihan pelatih Roy Hodgson yang telah diumumkan kepada publik.

Mantan Kapten tim nasional Inggris dan Newcastle United tersebut mengecam keputusan Roy Hodgson yang lebih memilih reputasi personal daripada performa dan kebugaran. Hal yang dimaksud oleh Alan Shearer adalah pencoretan Drinkwater yang posisinya digantikan oleh Jack Wilshere pada skuat final Inggris untuk Euro 2016.

Pelatih Inggris, Roy Hodgson telah mengumumkan kepada publik tentang skuat yang dia percaya dapat bersaing di Euro 2016 pada hari selasa (31/5). Nama pemain yang memiliki perfoma terbaik di liga seperti Danny Drinkwater yang berjasa mengantarkan Leicester City juara Liga Inggris 2016 dan Andros Townsend tidak tercatat dalam list yang diumumkan dan hal ini sangat disesali oleh Alan Shearer.

Pemilihan Jack Wilshere dan Jordan Henderson dirasa tidak masuk akal karena permain tersebut baru sembuh dari cedera dan mereka memang rawan cedera. Pemain lain seperti Daniel Sturridge juga dipanggil walaupun ia tidak bermain dalam laga uji coba persahataban antara Inggris dan Turki.

“Saya pikir kami lebih mengutamakan reputasi daripada kebugaran dan performa. Ini adalah pertaruhan yang sangat besar bagi Roy terhadap Inggris untuk membawa 2 pemain rawan cedera dan pemain yang baru saja cedera.” Ujarnya kepada Coral.

“Jack Wilshere tidak menunjukkan kualitasnya dalam dua laga persahabatan dimana dirinya diturunkan. Sementara Sturridge pun sudah cedera dalam beberapa bulan terakhir dan belum mencapai performa terbaiknya. Bandingkan dengan Drinkwater yang memiliki pencapaian sangat baik bersama Leicester. Setelah momen baik tersebut, dirinya akan lebih percaya diri ketika tampil bersama timnas Inggris dan ia sangat tidak pantas untuk dicoret.”

“Sepertinya kami belum belajar dari pengalaman yang sudah-sudah lewat. Kami masih membawa pemain yang rawan cedera, dan pemain yang mempunyai kondisi terbaik dengan musim terbaik ditinggalkan begitu saja dan itu dapat berdampak buruk bagi kami sendiri” Tutup legenda Newcastle tersebut.