Euro 2016 Turnament Terakhir Bagi Para Legenda

Euro 2016 Turnament Terakhir Bagi Para Legenda

Para pemain muda bertalenta seringkali namanya meroket setelah usainya sebuah turnament besar. Turnament sebesar Euro 2016 merupakan moment yang tepat bagi para pemain muda bertalenta untuk menunjukkan kemampuannya setelah itu mereka menjadi terkenal didunia. Selain menjadi batu loncatan, turnament besar bisa menjadi penanda sebuah era dari seorang pemain, apalagi pemain tersebut dikategorikan sebagai legenda.

Hal ini akan berlaku bagi para pemain Legenda yang masing-masing memperkuat negaranya pada Euro 2016 ini. Siapa sajakah legenda tersebut ? berikut ini lima daftar pemain yang sudah dianggap legenda oleh dunia.

Euro 2016 Turnament Terakhir Bagi Para Legenda

1. Gianluigi Buffon

Salah satu kiper terbaik sepanjang masa yang saat ini masih hidup dan aktif bermain adalah Gianluigi Buffon. Kontribusinya sangat nyata bagi timnas Italia dan klubnya yang saat ini sedang dibela, Juventus.

Buffon adalah pemilik caps terbanyak dalam timnas Italia dan mungkin merupakan kiper terbaik yang pernah lahir dan membela Italia. Hasil nyata kontribusinya adalah ketika Italia menjuarai Piala Dunia 2016 yang mana Italia hanya kebobolan dua gol. Gol itupun berasal dari gol bunuh diri dan tendangan penalti.

Euro 2016 akan menjadi turnament besar terakhir yang akan diikuti oleh Buffon mengingat usianya sudah tidak mudah lagi yaitu 38 tahun. Tapi sebelum itu Buffon diharapkan menunjukkan performa yang selalu dia tunjukkan. Italia akan tergabung bersama Belgia, Swedia dan Republik Irlandia.

Euro 2016 Turnament Terakhir Bagi Para Legenda

2. Zlatan Ibrahimovic

Berbicara tentang Zlatan Ibrahimovic adalah pembicaraan tentang seorang legenda fenomenal yang mempunyai atribut paling lengkap sebagai seorang penyerang. Ia telah menjadi pemain terbaik sepanjang masa di Swedia dan juga masih merupakan salah satu penyerang terbaik di dunia. Usianya sudah tidak lagi muda yakni 34 tahun. Bermain diposisi striker tentu membutuhkan kondisi fisik yang baik walaupun Zlatan dapat mencetak gol dari posisi tersulit dan itulah mengapa Zlatan diprediksi akan mengakhiri pengabadiannya kepada timnas Swedia.

Musim ini adalah salah satu musim terbaik bagi Zlatan setelah membantu PSG meraih 3 gelar dan mencetak 50 gol dari semua laga yang diikuti oleh PSG. Ketajamannya juga mengalir di timnas Swedia dengan memborong 11 gol selama babak kualifikasi Euro 2016.

Ibrahimovic akan kembali menjadi tumpuan Swedia pada Euro 2016 ini. Swedia tergabung satu grup dengan Belgia, Italia dan Republik Irlandia.

Euro 2016 Turnament Terakhir Bagi Para Legenda

3. Iker Casillas

Pemain yang mungkin mengakhiri karir dari timnasnya adalah kiper terbaik Spanyol yakni Iker Casillas. Iker Casillas telah berjasa besar dalam membawa Spanyol memenangkan Euro 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010. Piala Dunia 2010 mungkin akan menjadi hal yang tak terlupakan bagi Arjen Robben dimana dirinya berhadapan satu lawan satu dengan Casillas, namun Casillas berhasil menepis bola sepakannya dengan kaki.

Euro 2016 bisa menjadi penebusan dosanya dan akhir dari karir internasionalnya bersama Spanyol setelah performa jeleknya ketika menemani Spanyol dalam Piala Dunia 2014 Brazil dimana dirinya banyak membuat kesalahan sehingga berimbas pada tersingkirnya Spanyol dari fase grup.

Euro 2016 Turnament Terakhir Bagi Para Legenda

4. Tomas Rosicky

Republik Ceko sangat beruntung memiliki seorang Tomas Rosicky dan Petr Cech. Namun Tomas Rosicky diprediksi akan mengakhiri eranya bersama timnas Ceko pada Euro 2016 ini.

Usianya sudah mencapai 35 tahun dan dirinya sering mendapat cedera sehingga jarang tampil bersama Arsenal dan Ceko dalam beberapa tahun terakhir. Musim ini merupakan musim yang berat bagi Rosicky karena dirinya hanya bermain 1 kali bersama Arsenal namun pelatih Ceko tetap memberikan kepercayaan tinggi terhadap dirinya untuk memimpin Ceko di Euro 2016.

Euro 2016 Turnament Terakhir Bagi Para Legenda

5. Ricardo Carvalho

Pemain belakang asal Portugal ini telah menginjak usia 38 tahun dan tercatat sebagai pemain paling tua (bukan kiper) di Euro 2016. Walau sudah memasuki usia senja bagi pesepakbola, faktanya Carvalho masih tampil reguler bersama AS Monaco.

Pada 2011 Ricardo Carvalho telah menyatakan untuk pensiun dari pentas Internasional. Namun serangkain hasil buruk yang diterima Portugal memaksa Fernando Santos (pelatih Portugal) untuk kembali memanggil dirinya untuk bermain di Euro 2016. Pengalamannya selama ini akan sangat berguna bagi para pemain belakang muda Portugal.

Itulah 5 pemain legenda yang mungkin akan mengakhiri eranya bersama negara masing-masing. Para pemain yang telah memberikan kontribusi nyata bagi Negaranya dan mampu menghibur para fans dengan permainannya. Mungkin masih banyak lagi pemain lain yang akan mengakhiri pengabdiannya kepada timnas pada Euro 2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *