Lini Tengah, Kekuatan Utama Prancis

Performa Bagus Trio Gelandang Prancis

Lini Tengah, Kekuatan Utama Prancis

Dalam Laga Perdana Prancis berhasil menang 2-1 atas Rumania, Sabtu(11/6) pukul 02:00 WIB lalu. Kemenangan Prancis diraih dengan susah payah karena Rumania bermain sangat apik dan solid.

Babak pertama menjadi layar bagi penonton untuk mengetahui minimnya kreativitas para pemain Prancis. Rumania tampil menekan sejak babak pertama dan membuat Prancis kehilangan arah tujuan dalam gaya menyerangnya. Dalam waktu 7 menit, Rumania melakukan empat percobaan tendangan ke gawang dan membuat para suppoter Prancis terdiam.

Babak pertama menjadi milik Rumania, dan babak kedua menjadi milik Prancis. Oliver Giroud memecah kebuntuan dengan mencetak gol di menit ke-57 dengan memanfaatkan umpan silang dari Dimitri Payet. Keunggulan Prancis tidak bertahan lama karena menit ke-65 Rumania mendapatkan hadiah titik putih dan Bogdan Stancu sebagai eksekutor berhasil melaksanakan tugasnya. Namun akhirnya laga ini menjadi milik Prancis sepenuhnya setelah Dimitri Payet mencetak gol di menit-89.

Hasil Ini membuat Prancis tetap menjaga kesempatan untuk lolok ke babak perempat final walaupun harus bersusah payah di laga perdananya.

Keagresifan Rumania

Rumania bermain sangat agresif dan merupakan tujuan utama dari strategi yang diterapkan oleh pelatih Rumania, Anghel Lordanescu. Terlihat dari 10 menit pertama Rumania tampil menekan dan memaksa masuk kedalam kotak penalti Prancis.

Menit awal menjadi kesempatan yang berusaha dimaksimalkan oleh Anghel karena konsentrasi para pemain Prancis belum terbentuk sepenuhnya ditambah beban berat mereka pada partai perdana sebagai tuan rumah. Sepuluh menit telah berlalu, Rumania pun mengubah cara bertahannya. Vlad Chiriches dan kawan-kawan tidak berusaha masuk kedalam area terlarang Prancis lagi, namun bermain agresif dan mencegah Prancis memasuki area penalti mereka.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps sadar bahwa strategi pengusaan bola miliknya tidak dapat digunakan untuk meraih kemenangan. Sepuluh menit kemudian setelah Rumania terus membombardir, para gelandang Prancis mulai menunjukkan kualitasnya.

Performa Bagus Trio Gelandang Prancis

sumber : bola.net

Lini Tengah, Kekuatan Utama Prancis

Dalam empat laga uji tanding Prancis, Deschamps selalu menurunkan trio gelandangnya yakni Paul Pogba, Balise Mautidi, dan N’Golo Kante. Maksudnya Deschamps ini adalah memadukan permainan ketiganya dengan tugas yang berbeda-beda. Pogba adalah pengatur serangan Prancis yang beroperasi disisi kanan. Kante merupakan gelandang yang lebih bertahan dan menjaga kedalaman sedangkan Matuidi bertugas menyisir tepi lapangan.

Ketiganya merupakan tembok pertama yang harus dilalui oleh Rumania sebelum bertemu dengan para bek Prancis. 10 Menit pertama strategi Rumania berhasil dan setelah 10 menit kemudian, Rumania kesulitan dalam menembus lini pertahanan Prancis.

Serangan Prancis lebih hidup walaupun tidak menghasilkan kreativitas yang baik. Kante dan Matuidi berhasil melakukan 3 tekel, 5 intercept dan dua tekel, 3 intersep. Sedangkan Pogba difokuskan untuk menyerang dan mengisi ruang yang ditinggalkan oleh Antoinne Griezmann.

Deschamps juga meminta para pemainnya untuk bermain cair atau berpindah-pindah posisi dengan tujuan mengacaukan konsentrasi bertahan dari Rumania. Dari strategi ini lahirnya gol-gol dari Giroud dan Payet.

Kesimpulannya adalah Prancis memang keluar sebagai pemenang, namun peforma mereka begitu menurun saat lawan melakukan pressing ketat. Bahkan terlihat Prancis membutuhkan 10menit agar dapat keluar dari tekanan.

Sebenarnya Rumania berhasil menjalankan strategi yang berupa penekanan secara hebat dalam 10 menit pertama namun produktivitas lini serangnya tidak mendukung apa yang diterapkan oleh Anghel. Jika diperhatikan 4 gol dari 5 hasil laga persahabatan adalah gol dari seorang Gelandang bernama Stancu.

Kelemahan terbesar Prancis dalam laga ini adalah kedua sisi pertahanan yang di isi oleh Evra dan Sagna. Kedua isi ini merupakan kelemahan terbesar dari Prancis pada laga tersebut dan untungnya kelemahan tersebut berhasil ditutup oleh penampilan apik dari trio Gelandangnya.

Dan Apresiasi terbesar disematkan kepada Dimitri Payet yang terlibat dalam proses gol Giroud dan golnya sendiri. Ia dengan cerdik melihat posisi kiper yang sedikit maju dan melepaskan tendangan terarah yang menghujam pojok gawang Rumania. Mari simak cuplikan highlights  Prancis vs Rumania dibawah ini :