Timnas Jerman dan Inggris Masih Khawatir Serangan Teror Paris

Timnas Jerman dan Inggris Masih Khawatir Serangan Teror Paris

Timnas Jerman dan Inggris masing-masing mengutarakan pendapatnya tentang keamanan Perancis ketika negara tersebut melaksanakan turnament akbar Piala Eropa 2016 untuk Benua Biru. Dua negara tersebut yang merupakan tim kandidat juara mengatakan secara jujur bahwa mereka masih berpikir tentang keamanan walaupun tuan rumah Perancis sudah menunjukkan kinerja pengamanan yang maksimal.

November lalu terjadi aksi serangan bom teroris yang sempat mengganggu laga persahabatan antara Perancis vs Jerman. Meski dalam aksi tersebut tidak ada korban jiwa, namun hal tersebut tetap menggangu beberapa jadwal pertandingan di Eropa.

Pelatih timnas Jerman menyatakan ” Tentu saja keamanan adalah masalah setelah apa yang terjadi di Perancis pada November lalu, tidak ada yang bisa melupakannya. Namun saya yakin Perancis sudah melakukan tingkat pengamanan maksimum saat pagelaran akbar ini diselenggarakan,” Ucapnya saat mengikuti Workshop di Paris seperti yang dikutip oleh situs resmi UEFA.

Hal yang sama juga dikatakan oleh pelatih Inggris, Roy Hodgson. Arstitek Timnas Inggris menilai Prancis sudah tepat menangani kondisi negaranya pasca mendapat serangan teroris.

“Saya yakin pemerintah Prancis, UEFA dan semua pihak yang berkaitan dengan keamanan, sudah melakukan segalanya agar nanti Piala Eropa dapat tetap terselenggara.

Panitia sendiri sempat mengutarakan rencana nyeleneh soal pertandingan di mana laga akan digelar di stadion kosong tanpa penonton. Menanggapi hal tersebut, Loew menilai itu hal yang konyol.

“Euro atau Piala Dunia di stadion kosong, tidak akan ada yang mau menyaksikannya. Jadi saya harap Euro bisa terlaksana sebagaimana yang kita harapkan,” tegasnya.